Sabtu, 28 Maret 2015

PENGERTIAN DAN SEJARAH SEARCH ENGINE

PENGERTIAN DAN SEJARAH SEARCH ENGINE
Mesin pencari pertama adalah Wandex, yang sekarang index yang tidak berfungsi dari World Wide Web Wanderer, suatu web crawler dibangun oleh Matthew Gray di MIT pada 1993. Mesin pencari lain yang lama, Aliweb, juga muncul di 1993 dan masih berjalan hingga saat ini. Salah satu mesin pencari pertama yang sekarang berkembang menjadi usaha komersial yang cukup besar adalah Lycos, yang dimulai di Carnegie Mellon University sebagai proyek riset di tahun 1994.

Segera sesudah itu, banyak mesin pencari yang bermunculan dan bersaing memperebutkan popularitas. Termasuk di antaranya adalah WebCrawler, Hotbot, Excite, Infoseek, Inktomi, dan AltaVista. Mereka bersaing dengan direktori-direktori populer seperti misalnya Yahoo. Belakangan direktori-direktori ini menggabungkan atau menambahkan teknologi mesin pencari agar fungsinya semakin meningkat.

Pada tahun 2002, Yahoo! mengakuisisi Inktomi dan pada 2003, mengakuisisi Overture yang memiliki AlltheWeb dan Altavista. Tahun 2004, Yahoo! meluncurkan mesin pencarinya sndiri yang didasarkan pada teknologi gabungan dari mesin-mesin yang telah diakuisisinya dan memberikan pelayanan yang mengutamakan mesin pencari Web daripada direktorinya.

Pada Desember 2003, Orase menerbitkan versi pertama dari teknologi pencari waktu-riilnya. Mesin ini memiliki banyak fungsi baru dan performancenya meningkat sangat hebat. 

Mesin pencari juga dikenal sebagai bintang-bintang yang paling cemerlang dalam perlombaan investasi Internet yang terjadi pada akhir tahun 1990-an. Beberapa perusahaan masuk ke dalam pasar dengan hebat, mencatat keuntungan besar pada penawaran publik pertamanya. Sebagian lagi sama sekali menyingkirkan mesin pencari publiknya, dan hanya memasarkan edisi-edisi Enterprise saja, seperti misalnya Northern Light yang dulunya adalah salah satu dari 8 atau 9 mesin pencari awal setelah Lycos muncul.

Sebelum munculnya Web, ada pula mesin-mesin pencari untuk (protokol) atau penggunaan lain, seperti misalnya Archie search engine untuk situs-situs FTP anonim dan Veronica search engine untuk Gopher protocol. 

Buku Osmar R. Za├»ane From Resource Discovery to Knowledge Discovery on the Internet menjelaskan secara rinci sejarah teknologi mesin pencari sebelum munculnya Google. 

Mesin-mesin pencari lainnya mencakup a9.com, AlltheWeb, Ask Jeeves, Clusty, Gigablast, Teoma, Wisenut, GoHook, Kartoo, dan Vivisimo. 

GOOGLE 
Sekitar tahun 2001, mesin pencari Google berkembang lebih besar. Keberhasilan ini didasarkan pada bagian konsep dasar dari link popularity dan PageRank. Setiap halaman diurutkan berdasarkan seberapa banyak situs yang terkait, dari sebuah premis bahwa situs yang diinginkan pasti lebih banyak terkoneksi daripada yang lain. Rangking situs (The PageRank)dari sebuah link halaman dan jumlah link dari halaman-halaman tersebut merupakan masukan bagi Rangking situs yang bersangkutan. Hal ini memungkinkan bagi Google untuk mengurutkan hasilnya berdasarkan seberapa banyak halaman situs yang menuju ke halaman yang ditemukannya. User interface Google sangat disukai oleh pengguna, dan hal ini berkembang ke para pesaingnya. 

Satu-satunya alat atau fasilitas yang dipergunakan untuk mengeksplorasi berbagai data, informasi dan pengetahuan yang ada di internet adalah mesin pencari atau search engine. Search engine adalah sebuah program yang dapat diakses melalui internet yang berfungsi untuk membanu para pengguna computer dalam mencari apa yang ia inginkan. Terdapat beberapa search engine yang biasa kita pergunakan, antara lain: google, yahoo, altavista, dsb. Salah satu search engine terpopuler adalah google yang dapat diakses pada alamat www.google.com. Atau www.google.co.id .

CARA KERJA MESIN PENCARI 
Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan informasi tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW. Halaman-halaman ini diambil dengan web crawler browser web otomatis yang mengikuti setiap pranala yang dilihatnya. Isi setiap halaman lalu dianalisis untuk menentukan cara mengindeksnya (misalnya, kata-kata diambil dari judul, subjudul, atau field khusus yang disebut meta tag). Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya. Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache) maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.

Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.

Ada jenis mesin pencari lain: mesin pencari real-time, seperti Orase. Mesin seperti ini tidak menggunakan indeks. Informasi yang diperlukan mesin tersebut hanya dikumpulkan jika ada pencarian baru. Jika dibandingkan dengan sistem berbasis indeks yang digunakan mesin-mesin seperti Google, sistem real-time ini unggul dalam beberapa hal: informasi selalu mutakhir, (hampir) tak ada pranala mati, dan lebih sedikit sumberdaya sistem yang diperlukan. (Google menggunakan hampir 100.000 komputer, Orase hanya satu.) Tetapi, ada juga kelemahannya: pencarian lebih lama rampungnya.

Manfaat mesin pencari bergantung pada relevansi hasil-hasil yang diberikannya. Meskipun mungkin ada jutaan halaman web yang mengandung suatu kata atau frase, sebagian halaman mungkin lebih relevan, populer, atau autoritatif daripada yang lain. Kebanyakan mesin pencari menggunakan berbagai metode untuk menentukan peringkat hasil pencarian agar mampu memberikan hasil ―terbaik‖ lebih dahulu. Cara mesin menentukan halaman mana yang paling sesuai, dan urutan halaman-halaman itu diperlihatkan, sangat bervariasi. Metode-metodenya juga berubah seiring waktu dengan berubahnya penggunaan internet dan berevolusinya teknik-teknik baru. 

Sebagian besar mesin pencari web adalah usaha komersial yang didukung pemasukan iklan dan karenanya sebagian menjalankan praktik kontroversial, yaitu membolehkan pengiklan membayar agar halaman mereka diberi peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian.

MENGGUNAKAN SEARCH ENGINE GOOGLE. 
Untuk mengaktifkan search engine google, anda tinggal menulis www.google.com. Atau www.google.co.id . pada address browser anda. Erdapat beberapa elemen dari tampilan google, yang paling penting adalah kotak tempat menulis kata kunci. Kemudian tombol search ( telusuri dengan google). Anda bias menentukan jenis pencarian, apakah bentuk web, gambar, group atau direktori. Langkah yang harus anda lakukan dalam melakukan pencarian menggunakan search engine adalah memasukan kata kuci yang benar. Kesalahan dalam penulisan kata kunci walaupun hanya satu huruf dapat menyebabkan hasil pencarian yang berbeda. 

Sepatah kata yang dimasukkan ke dalam kotak pencarian, akan dicari secara terpisah.  
1. Memasukkan kata kunci yang terpisah 
Anda akan mencari data dengan kaa kunci ilmu komunikasi, dengan penulisan ilmu komunikasi yang terpisah. Maka google akan mencari hlaman web yang mengandung kata ilmu dan web yang mengandung kata komunikasi, arinya, kata ilmu dan kata komunikasi dalam dokumen yang iemukan oleh google itu idak mesi beriringan, bisa saja diantarai dengan kaa-kata lain. Bahkan termasuk didalamnya halaman web yang mengandung kata ilmu tapi tidak mengandung kata komunikasi atau sebaliknya. 

2. Memasukkan kata kunci dengan kutip (“) 
Penggunaan tanda kutip (-) yang mengapit frase (kata majemuk) atau susunan kata tertenu dilakukan untuk memaksa google mencari halaman web yang mengandung susunan kata yang sama anpa diselingin oleh kata-kata yang lain. Misalnya: ilmu komunikasi” tehnik ini sangat efektif untuk mendapatkan hasil pencarian yang benar-benar relevan dan berfokus pada maksu yang kita cari. 

3. Melakukan pencarian untuk file format tertentu 
Anda bisa melakukan pencarian untuk dokumen atau daa dengan format tertentu ( misalnya, doc,pdf atauppt ), caranya adalah dengan mengetik kata kunci filetype:format file, misalnya: Ilmu komunikasi filetype:doc, unuk melakukan pencarian file yang mengandung kata ilmu dan komunikasi dengan format .doc. 

Dengan memasukan kata kunci seperti diatas, maka akan muncul hasil pencarian unuk data yang mengandung kaa ilmu dan komunikasi dalam format doc. Anda dapat menyimpan langsung pada folder anda, aau membuka langsung file tersebut di ms. Office.

Ilmu komunikasi filetype:pdf, unuk melakukan pencarian file yang mengandung kata ilmu dan komunikasi engan format .pdf. anda dapat menyimpannya langsung pada folder anda, Ilmu komunikasi filetype:ppt, untuk melakukan pencarian file yang mengandung kata ilmu dan komunikasi dengan format.ppt (power point). Dengan memasukkan kata kunci seperti di atas, maka akan mucul hasil pencarian untuk data yang mengandung kata ilmu dan komunikasi dalam format ppt. Anda dapat menyimpannya langsung pada folder anda, atau membuka langsung dengan menggunakan Microsoft Power Point. 

4. Melakukan pencarian untuk semua kata kunci 
Gunakan tanda plus (+) untuk mewajibkan Google untuk mencari halaman web yang mengandung semua kata kunci yang kita masukkan. Misalnya : +Pariwisata+domestic+bali. Jika anda memasukkan kata kunci ini, maka akan ditampilkan halaman – halaman web yang mengandung ketiga unsur kata kunci tersebut. Dengan teknik ini, pencarian Google akan makin tajam dan terarah. Sebaliknya, bila kita ingin agar suatu kata kunci tidak termasuk dalam situs yang ditemukan Google, kita menggunakan kata minus(-). Misalnya : bila kita ingin mencari informasi mengenai pariwisata Domestic seperti diatas, kecuali Bali,maka cara penulisan kata kuncinya sebagai berikut : +pariwisata+domestic-bali. Teknik ini bisa digunakan untuk mempersempit hasil pencarian 

5. Melakukan pencarian pada situs tertentu 
Walaupun pada umumnya situs-situs tertentu memiliki search engine yang sifatnya local, akan tetapi jika kita memerlukan pencarian pada situs tertentu dan tidak tersedia search engine local maka kita bisa menggunakan fasilitas google. Misalkan anda ingin mencari informasi mengenai Persib Bandung disitus Pikiran Rakyat, maka anda dapat menuliskannya sebagai beikut : persib site:pikiran rakyat.com Conoh lain, anda melakukan pencarian untuk kata kunci politik di Kompas, penulisannya : politik site:kompas.com Teknik di atas dapat pula digunakan untuk mengarahkan pencarian pada situs-situs dengan cirri khas tertentu. 

Misalnya anda ingin mencari tentang etika dari situs-situs pendidikan di Indonesia (ac.id), anda bisa menulis :etika site:ac.id 6 Contoh lain jika anda ingin melakukan pencarian mengenai pariwisata pada situs-situs pemerintah (go.id), maka penulisannya adalah : pariwisata site:go.id Untuk melakukan pencarian pada situs tertentu,yang penting anda lakukan adalah memastikan bahwa alamat situs itu benar, karena kesalahan penulisan akan menyebabkan penelusuran yang anda lakukan tidak tepat.

Selasa, 17 Maret 2015

Pengertian RUP (Rational Unified Process

Pengertian RUP (Rational Unified Process 
Rational Unified Process (RUP) merupakan suatu metode rekayasa perangkat lunak yang dikembangkan dengan mengumpulkan berbagai best practises yang terdapat dalam industri pengembangan perangkat lunak. Ciri utama metode ini adalah menggunakan use-case driven dan pendekatan iteratif untuk siklus pengembangan perankat lunak. Gambar dibawah menunjukkan secara keseluruhan arsitektur yang dimiliki RUP. 

RUP menggunakan konsep object oriented, dengan aktifitas yang berfokus pada pengembangan model dengan menggunakan Unified Model Language (UML). Melalui gambar dibawah dapat dilihat bahwa RUP memiliki, yaitu: 
  • Dimensi pertama digambarkan secara horizontal. Dimensi ini mewakili aspek-aspek dinamis dari pengembangan perangkat lunak. Aspek ini dijabarkan dalam tahapan pengembangan atau fase. Setiap fase akan memiliki suatu major milestone yang menandakan akhir dari awal dari phase selanjutnya. Setiap phase dapat berdiri dari satu beberapa iterasi. Dimensi ini terdiri atas Inception, Elaboration, Construction, dan Transition. 
  • Dimensi kedua digambarkan secara vertikal. Dimensi ini mewakili aspek-aspek statis dari proses pengembangan perangkat lunak yang dikelompokkan ke dalam beberapa disiplin. Proses pengembangan perangkat lunak yang dijelaskan kedalam beberapa disiplin terdiri dari empat elemen penting, yakni who is doing, what, how dan when. Dimensi ini terdiri atas 

Business Modeling, Requirement, Analysis and Design, Implementation, Test, Deployment, Configuration dan Change Manegement, Project Management, Environtment. 

Gambar Arsitektur Rational Unified Process 

Pada penggunaan kedua standard tersebut diatas yang berorientasi obyek (object orinted) memiliki manfaat yakni: 

• Improve productivity
Standard ini dapat memanfaatkan kembali komponen-komponen yang telah tersedia/dibuat sehingga dapat meningkatkan produktifitas 

• Deliver high quality system 
Kualitas sistem informasi dapat ditingkatkan sebagai sistem yang dibuat pada komponen­komponen yang telah teruji (well-tested dan well-proven) sehingga dapat mempercepat delivery sistem informasi yang dibuat dengan kualitas yang tinggi. 

• Lower maintenance cost 
Standard ini dapat membantu untuk menyakinkan dampak perubahan yang terlokalisasi dan masalah dapat dengan mudah terdeteksi sehingga hasilnya biaya pemeliharaan dapat dioptimalkan atau lebih rendah dengan pengembangan informasi tanpa standard yang jelas. 

• Facilitate reuse 
Standard ini memiliki kemampuan yang mengembangkan komponen-komponen yang dapat digunakan kembali untuk pengembangan aplikasi yang lainnya. 

• Manage complexity 
Standard ini mudah untuk mengatur dan memonitor semua proses dari semua tahapan yang ada sehingga suatu pengembangan sistem informasi yang amat kompleks dapat dilakukan dengan aman dan sesuai dengan harapan semua manajer proyek IT/IS yakni deliver good quality software within cost and schedule time and the users accepted. 

Fase RUP
§ Inception/insepsi
§ Elaboration/elaborasi
§ Construction/konstruksi
§ Transition/transisi

• Inception
– Menentukan Ruang lingkup proyek
– Membuat ‘Business Case’
– Menjawab pertanyaan “apakah yang dikerjakan dapat menciptakan ‘good business sense’ sehingga proyek dapat dilanjutkan

• Elaboration
– Menganalisa berbagai persyaratan dan resiko
– Menetapkan ‘base line’
– Merencanakan fase berikutnya yaitu construction

• Construction
– Melakukan sederetan iterasi
– Pada setiap iterasi akan melibatkan proses berikut: analisa desain, implementasi dan testing

• Transistion
– Membuat apa yang sudah dimodelkan menjadi suatu produk jadi
– Dalam fase ini dilakukan:

• Beta dan performance testing
• Membuat dokumentasi tambahan seperti; training, user guides dan sales kit
• Membuat rencana peluncuran produk ke komunitas pengguna

Peran Use Case Pada Setiap Fase

• Inception
– Menolong mengembangkan scope proyek
– Menolong menetapkan penjadwalan dan anggaran

• Elaboration
– Menolong dalam melakukan analisa resiko
– Menolong mempersiapkan fase berikutnya yaitu konstruksi

• Construction
– Melakukan sederetan iterasi
– Pada setiap iterasi akan akan melibatkan proses berikut: analisa desain, implementasi dan testing

• Transistion
– Membuat apa yang sudah dimodelkan menjadi suatu produk jadi
– Dalam fase ini dilakukan:

• Beta dan performance testing
• Membuat dokumentasi tambahan seperti; training, user guides dan sales kit
• Membuat rencana peluncuran produk ke komunitas pengguna

Penerapan Tahapan Metodologi Pengembagan Perangkat Lunak dengan Menggunakan RUP (Contoh Kasus)

Metodologi Rational Unified Process (RUP). Metode RUP merupakan metode pengembangan kegiatan yang berorientasi pada proses. Dalam metode ini, terdapat empat tahap pengembangan perangkat lunak yaitu:

§ Inception 
Pada tahap ini pengembang mendefinisikan batasan kegiatan, melakukan analisis kebutuhan user, dan melakukan perancangan awal perangkat lunak (perancangan arsitektural dan use case). Pada akhir fase ini, prototipe perangkat lunak versi Alpha harus sudah dirilis

§ Elaboration : 
Pada tahap ini dilakukan perancangan perangkat lunak mulai dari menspesifikasikan fitur perangkat lunak hingga perilisan prototipe versi Betha dari perangkat lunak.

§ Construction 
Pengimplementasian rancangan perangkat lunak yang telah dibuat dilakukan pada tahap ini. Pada akhir tahap ini, perangkat lunak versi akhir yang sudah disetujui administrator dirilis beserta dokumentasi perangkat lunak.

§ Transition 
Instalasi , deployment dan sosialisasi perangkat lunak dilakukan pada tahap ini.